Jakarta – Pada perdagangan Selasa, 19 Agustus 2025, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan akan mengalami fluktuasi dengan kecenderungan melemah, diproyeksikan berada di kisaran Rp16.170 hingga Rp16.230 per dolar AS. Penurunan ini melanjutkan koreksi yang terjadi pada perdagangan sebelumnya, Senin, 18 Agustus 2025, ketika rupiah melemah sebesar 0,18% ke level Rp16.198 per dolar AS. Indeks dolar AS pada hari yang sama juga turun tipis sebesar 0,03% ke angka 98,13.
Fluktuasi rupiah ini mengikuti tren pelemahan sejumlah mata uang Asia lainnya seperti baht Thailand, ringgit Malaysia, yuan China, won Korea Selatan, dan dolar Taiwan. Sebaliknya, beberapa mata uang seperti yen Jepang, peso Filipina, dan rupee India justru menguat pada periode yang sama.
Pengamat mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa sentimen pasar kali ini sangat dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik, khususnya ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Rusia. Trump memperingatkan akan memberikan sanksi lebih berat jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menyetujui upaya perdamaian dengan Ukraina. Ancaman ini diperkirakan akan memperketat pasokan minyak global akibat pembatasan tambahan pada industri minyak Rusia, sehingga meningkatkan tekanan pada harga minyak mentah dunia.
Ibrahim menambahkan bahwa ketatnya pembatasan ekspor energi Rusia dapat berdampak negatif pada pasokan minyak di Eropa dan beberapa negara Asia yang masih mengandalkan minyak Rusia untuk kebutuhan energinya. Namun, ia juga menegaskan bahwa jika Amerika Serikat melonggarkan sanksi atau memberikan keringanan terbatas sebagai imbalan konsesi dari Rusia, pasar dapat bergerak cepat ke arah yang berlawanan, menciptakan volatilitas besar pada nilai tukar rupiah.
Dengan kondisi tersebut, rupiah diperkirakan akan terus bergerak fluktuatif dan cenderung melemah pada perdagangan hari ini, mencerminkan ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi akibat perkembangan geopolitik dan pasar energi dunia yang tidak stabil.
sumber dari :
Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, Selasa 19 Agustus 2025




