Jakarta, CNBC Indonesia – Menjelang dan setelah pengumuman suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini, Rabu (20/8/2025) rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Melansir dari Refinitiv, Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini dibuka di level Rp16.310/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,46%. Rupiah mengikis pelemahan menjelang penutupan dengan mengakhiri perdagangan di Rp 16.285 atau melemah 0,18%.
Lalu bagaimana dengan pergerakan nilai tukar rupiah di saat pengumuman BI-Rate sejak awal tahun ini?
CNBC Indonesia telah merangkum pergerakan nilai tukar rupiah di hari pengumuman suku bunga BI mulai dari Harga pembukaan, Harga penutupan, hingga Harga penutupan di hari berikutnya.
Data menunjukkan rupiah hampir selalu melemah setiap kali ada pengumuman BI rate, terlepas dari keputusannya.
Sepanjang tahun ini, BI sudah memangkas BI rate sebanyak empat kali yakni pada Januari, Mei, Juli dan Agustus 2025. Dari empat keputusan tersebut, rupiah ditutup melemah tiga kali. Rupiah malah terbang tinggi saat dan setelah BI memangkas suku bunga pada Mei.
Pada pertemuan Februari, Maret, April dan Juni di mana BI mempertahankan suku bunga, nilai tukar melemah tiga kali dan hanya menguat sekali.
Baca artikel CNBC Indonesia “Rupiah Tak Tunduk Pada Suku Bunga, Ini Buktinya!” selengkapnya di sini: https://www.cnbcindonesia.com/research/20250820133231-128-659692/rupiah-tak-tunduk-pada-suku-bunga-ini-buktinya
Download Apps CNBC Indonesia sekarang https://app.cnbcindonesia.com/




