Kurs jual dan kurs beli adalah dua dari tiga jenis kurs yang dapat ditemui di bank atau tempat penukaran mata uang asing (money changer). Secara sederhana, kurs merupakan nilai suatu mata uang terhadap mata uang lainnya.
Dengan mengetahui kurs, seseorang dapat menghitung berapa nilai barang jika dinyatakan dalam mata uang negara lain. Simak uraian artikel di bawah ini untuk mengetahui informasi lengkap seputar kurs jual dan kurs beli.
Pengertian Kurs Jual
Ilustrasi kurs jual dan kurs beli. Foto: Pixabayzoom-in-white
Perbesar
Ilustrasi kurs jual dan kurs beli. Foto: Pixabay
Mengutip buku Membuka Cakrawala Ekonomi terbitan PT Grafindo Media Pratama, kurs jual adalah nilai tukar yang ditawarkan oleh pihak bank, pedagang valuta asing (valas), atau money changer.
Nilai kurs jual selalu lebih tinggi dibandingkan kurs beli. Hal tersebut dikarenakan agar pihak bank, pedagang valas, atau money changer mendapatkan keuntungan.
Salah satu contoh dari penggunaan jenis kurs ini adalah saat seseorang ingin berlibur ke negara lain. Maka, orang tersebut perlu menukarkan Rupiah dengan mata uang negara yang dikunjunginya, misalnya Amerika berarti menukar ke mata uang Dolar.
Penggunaan kurs jual ini dilakukan agar bisa melakukan transaksi di negara tersebut. Saat pergi ke Amerika, kamu harus lebih dulu menukarkan Rupiah menjadi USD, baik itu melalui bank, pedagang valas, ataupun money changer.


