Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah tercatat mengalami penguatan sejak Rabu (28/2/2018). Dari data Jakarta interbank spot dollar rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) pada Jumat (2/3) dolar AS tercatat Rp 13.746.
Selain Dolar AS, Mata Uang Negara Ini Menguat Terhadap Rupiah
Dia menjelaskan kenaikan dolar AS terhadap Rupiah terjadi sejak hari rabu lalu. Meskipun harga naik, tak ada antrean berarti di money changer yang terletak di lantai dua toko Buku Gunung Agung ini.
Ada tiga orang yang bertugas melayani penukaran dan penukar datang silih berganti.
BI menyebutkan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipicu rencana Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) yang akan menaikkan suku bunga.
Baca juga:
BI: Penurunan Nilai Tukar Rupiah Sudah Terlalu Dalam
Selain itu pelemahan dipicu oleh data-data positif di AS yang dirilis sejak awal Februari. Data tersebut seperti upah tenaga kerja, produksi dan sebagainya.
Selain itu, money changer di jalan Sabang, Uda Metro Exchange, memberikan harga jual dolar AS Rp 13.780 dan harga beli Rp 13.550. Salah satu petugas menyebutkan meskipun ada penguatan dolar AS namun penukaran masih terbilang normal.
“Yang tukar masih biasa saja, sama dengan hari biasa,” kata dia saat ditemui di money changer,” katanya.
Baca artikel detikfinance, “Di Money Changer, Dolar AS Dijual Rp 13.780” selengkapnya https://finance.detik.com/moneter/d-3896162/di-money-changer-dolar-as-dijual-rp-13-780.
Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/




