Jakarta, TRIBUNJAKARTA.COM – Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat kembali memicu gelombang masyarakat yang berbondong-bondong mendatangi Money Changer untuk menjual dolar mereka. Fenomena ini terutama terlihat di kawasan Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat, di mana aktivitas transaksi penukaran uang asing meningkat drastis sejak awal pekan lalu.
Menurut Ucu Suryani, Supervisor Dolarindo Money Changer, peningkatan transaksi sudah terjadi hampir seminggu terakhir dan terus meningkat seiring dengan melemahnya Rupiah yang mendekati angka Rp 15.000 per Dolar AS. “Hari ini saja sampai pukul 16.00 WIB, transaksi yang tercatat sudah mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Ucu.
Kenaikan pengunjung yang menjual dolar di tempatnya mencapai 40 persen dibanding hari-hari normal. “Rata-rata masyarakat melakukan penukaran dengan nominal antara 5.000 hingga 15.000 Dolar,” tambahnya. Kondisi ini dimanfaatkan para pemilik dolar yang ingin mendapatkan keuntungan ekstra karena nilai tukar dolar yang sedang naik.
Lebih lanjut, karyawan Money Changer Dolar Asia di lokasi yang sama juga menyatakan bahwa lonjakan transaksi tersebut merupakan hal wajar ketika nilai Rupiah melemah. “Setiap kali Rupiah melemah, selalu ada peningkatan orang yang menjual dolar,” jelasnya.
Dampak pelemahan Rupiah ini tidak hanya dirasakan di Money Changer, tetapi juga berimbas pada harga kebutuhan pokok dan biaya produksi. Kenaikan harga barang impor seperti bahan makanan, pupuk, dan alat kesehatan semakin membebani masyarakat terutama di kalangan menengah ke bawah.
Ekonom menyebutkan bahwa pelemahan Rupiah yang berkepanjangan dapat memicu inflasi tinggi yang menurunkan daya beli masyarakat dan memperlambat pertumbuhan ekonomi jika tidak diantisipasi dengan kebijakan yang tepat.
Pemerintah dan pelaku usaha diminta untuk waspada dan mengantisipasi dampak negatif rupiah yang melemah agar kondisi ekonomi masyarakat tetap stabil.
Dengan banyak masyarakat yang aktif menukar dolar saat ini, situasi di Money Changer diprediksi akan tetap ramai hingga nilai tukar stabil kembali.
sumber dari :
Rupiah Melemah, Warga Berbondong-bondong Datangi Money Changer untuk Jual Dolar – Tribunjakarta.com




