Depok – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai titik terlemah dalam dua dekade terakhir pada awal September 2018, menembus angka Rp 15.029 per dolar AS pada malam 4 September 2018. Kondisi tersebut memicu lonjakan aktivitas masyarakat dalam menukarkan dolar yang mereka simpan, dengan transaksi mencapai nominal hingga ratusan juta rupiah.
Data dari situs kursdollar.net mencatat nilai tukar rupiah merosot hingga Rp 15.029 per dolar AS pada pukul 19.20 WIB. Pelemahan rupiah ini disebabkan oleh penguatan dolar AS di pasar global yang dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik dan kondisi ekonomi internasional, yang menyeret mata uang negara berkembang termasuk Indonesia.
Bank Indonesia menegaskan bahwa meskipun rupiah melemah, posisi cadangan devisa masih kuat dan kondisi ekonomi domestik relatif stabil. Pemerintah dan otoritas moneter melakukan berbagai langkah stabilisasi, seperti penyesuaian suku bunga acuan, guna menekan volatilitas pasar dan menjaga stabilitas nilai tukar.
Peningkatan transaksi jual beli dolar di money changer dan perbankan merupakan respons nyata masyarakat terhadap fluktuasi nilai tukar. Aktivitas transaksi dengan nilai besar ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam mengantisipasi perubahan ekonomi makro yang sedang berlangsung.
Para pakar ekonomi menyarankan masyarakat dan pelaku pasar untuk terus memantau pergerakan nilai tukar dan berbagai faktor global agar pengambilan keputusan dalam transaksi valuta asing dapat dilakukan secara bijaksana dan tepat waktu.
sumber dari :
Rupiah Melemah, Warga Ramai Tukarkan Dolar hingga Ratusan Juta – TribunNews.com




