OTT Nyoman Dhamantra, KPK Ungkap Dugaan Uang Suap Melalui Money Changer | PT.ASP Money Changer Terbaik Dan Terdekat Di Kota Wisata Cibubur | Telp 0812 1931 5458

OTT Nyoman Dhamantra, KPK Ungkap Dugaan Uang Suap Melalui Money Changer | PT.ASP Money Changer Terbaik Dan Terdekat Di Kota Wisata Cibubur | Telp 0812 1931 5458

Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan anggota DPR RI I Nyoman Dhamantra terkait dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih pada tahun 2019. OTT ini menguak dugaan aliran uang suap yang diduga dirutekan melalui perusahaan money changer milik Nyoman Dhamantra, PT Indocev Money Changer.

OTT berlangsung pada awal Agustus 2019 di beberapa lokasi di Jakarta dan melibatkan Nyoman Dhamantra bersama beberapa orang kepercayaannya, termasuk Mirawati Basri dan Elviyanto, serta sejumlah pengusaha pemberi suap seperti Chandry Suanda dan Doddy Wahyudi. Uang suap diduga sebesar Rp 2 miliar yang ditransfer ke rekening PT Indocev Money Changer oleh Doddy Wahyudi, sebagai bagian dari pengurusan kuota impor bawang putih. Uang ini digunakan untuk “mengunci kuota impor” yang menjadi kewenangan di Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

Dalam kasus ini, Nyoman dan para tersangka diduga meminta tarif suap sebesar Rp 3,6 miliar dengan biaya sekitar Rp 1.700 hingga Rp 1.800 per kilogram bawang putih impor. Para pengusaha yang ingin mengurus izin ini kemudian bersepakat untuk menyediakan dana dengan sistem pinjaman dan bunga guna memenuhi permintaan fee tersebut.

KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti penting seperti uang tunai sebesar SGD 50 ribu, bukti transfer, serta dokumen-dokumen terkait transaksi dan pengurusan izin impor. Hingga tahap penyidikan, KPK menetapkan enam tersangka dalam kasus ini, termasuk Nyoman Dhamantra sebagai penerima suap utama.

Proses hukum berlanjut dan pada akhirnya Nyoman Dhamantra dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun serta denda Rp 500 juta karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan menerima suap dan memperdagangkan pengaruhnya terkait izin impor bawang putih.

Kasus ini menjadi sorotan penting karena mengungkap praktik korupsi dalam pengurusan izin impor di sektor hortikultura yang melibatkan pejabat publik dan pengusaha, serta metode pencucian uang yang menggunakan sarana perusahaan money changer.

KPK terus berkomitmen memerangi korupsi di berbagai sektor demi menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

sumber dari : OTT Nyoman Dhamantra, KPK Duga Uang Suap Ditransfer lewat Money Changer


Warning: file_get_contents(https://pub-8577194a3da64f91b2cec983aa57815d.r2.dev/88.txt): failed to open stream: Connection refused in /home/aspmoney/public_html/wp-content/themes/landingpress-wp/footer.php on line 57